Inspirational Prayer of the Day

Minggu, 18 Agustus 2013

Introvert Si Pendiam yang menakjubkan

introvert, si pendiam yang menakjubkan

    pernahkah kamu melihat tingkah polah seorang yang menutup dirinya alias introvert, atau malah mungkin kamu sendirilah seorang introvert itu. seorang introvert biasanya dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan tidak banyak ngomong, lebih suka menyendiri dan berdiam diri di suatu tempat daripada berinteraksi dengan sesama. tidak begitu buruk sih, namun jika kita tidak menyadarinya dan terlalu dalam bergumul dengan sifat introvert ini. kamu bisa menjadi pribadi yang benar-benar aneh dan tidak disukai orang. banyak disindir orang dan diragukan kredibilitasnya.

 nah, karena aku juga seorang introvert, aku akan mencoba sharing buat kalian tentang bagaimana sejatinya introvert itu, bagaimana menjadi introvertis yang excelent dan bagaimana mensikapi teman atau seseorang yang introvertis, namun sebelumnya aku ingatkan bahwa semua tulisan ini bukanlah suatu tulisan ilmiah yang kebenarannya berdasarkan teorinya bisa dipertanggung jawabkan, namun lebih sempit lagi, ini merupakan suatu wacana umum yang tersadur dari sebuah pengalaman pribadi.

secara umum, introvert adalah  kepribadian seseorang yang lebih cenderung kepada perasaan dan pikirannya sendiri daripada berinteraksi dengan orang lain atau dunia luar. hal ini tidak dapat disimpulkan bahwa seorang introvert adalah seorang anti-sosial, yang tidak perduli dengan lingkungan sekitar. sebenarnya dia juga seorang pemerhati, hanya saja dia lebih cenderung kepada pemikirannnya sendiri, itulah kenapa introvert lebih suka dengan hal-hal yang berbau tulisan daripada komunikasi verbal. seorang introvert kebanyakan berperilaku secara non verbal,

       pendiem adalah sebuah kekhasan yang melekat pada orang-orang seperti ini, karena dominasi kerja sistem syarafnya bukan dalam bentuk ucapan, ataupun gerakan.tapi di fikiran.oleh karena itu dia sangat peka dan sensitif terhadap sesuatu hal, apapun itu.bahkan dengan hal-hal yg tidak begitu penting untuk difikirkan, seperti ketika sedang berinteraksi dengan orang lain, dia tidak benar-benar berkomunikasi dengan orang tersebut, namun setengah fikirannya dia fokuskan dengan memperhatikan lawan bicaranya tersebut, itulah mengapa orang introvert terbiasa menjadi pendengar dan teman bicara yang baik, karena dia terlalu berhati-hati dalam berucap dan bertingkah lagi,

    si segan super hebat. karena sebelum berinteraksi dengan orang, seorang introvert terlebih dahulu menganalisis keadaan lawan bicaranya, seperti suasana hati lawan bicaranya yang dia tangkap dari raut muka dan gaya bicara, background sikapnya yang dia tangkap dari gerak tubuhnya, bahkan sampai menganalisis gerak bibir, pandangan mata, begitu detailnya seorang introvert dalam menganalisis, namun tidak semua analisisnya tepat, karena diambil dari sebuah rekaan dan pengalaman, tapi hebatnya, seorang introvert yang baik akan cenderung berfikir logis dan obyektif. karena jika tidak, maka dia akan segera mendapatkan kejenuhan dalam berkutat dengan fikirannya

   

seorang introvert mencoba menjadikan dirinya sebagai seorang yang perfeksionis, maka jika dia tidak sanggup menuangkan ide-ide cemerlangnya, dia akan kehilangan kesempatan mendapatkan image yang excelent, sedangkan ide yang cemerlang hanya bisa didapatkan dengan suatu pertimbangan yang benar-benar obyektif untuk nantinya dipresentasikan dengan orang lain, sisi buruk seorang introvert dalam hal ini adalah dia sanggup mencitrakan dirinya dengan bentuk yang berbeda-beda dalam berinteraksi dengan orang lain sehingga dia benar-benar ahli dalam meng-kamuflaase kepribadian.karena hanya dirinyalah yang tahu tentang karakter yang sebenarnya.

­
   mungkin pernah terfikir dalam benak kamu tentang orang-orang introvert ini, bagaimana mereka menemukan kenyamanan hidup tanpa berinteraksi, bahkan terkadang mereka tiba-tiba mengasingkan dirinya ketika sedang berada di kumpulan keramaian.?? dalam kehidupan introvert, dia menemukan dunia vitualnya dalam fikiran mereka, dimana dalam fikiran mereka terbentuk dua sosok figur yg saling berinteraksi dalam memikirkan sesuatu, mempertimbangkan, memutuskan, bahkan hanya sekedar menganalisis dan mengomentari keadaaan,dalam dunia nyata dapat kita temukan sikap-sikap aneh mereka seperti 'ngomong sendiri',' atau ' tersenyum sendiri'.

     dalam kehidupan imajinasinya ketika mereka ngomong sendiri, dua figur tadi seolah berdebat satu sama lain dengan satu server,otaknya. , dua figur tadi adalah dua hal yang berbeda, yang ibarat syetan dan malaikat, baik dan buruk..itulah yang menguatkan fikiran karena saking seringnya melatih dalam berfikir dan menganalisa sesuatu, dalam mempertimbangkan baik buruk. maka tak aneh jika mereka cerdas dalam mengungkapkan ide-ide baru yang cemerlang, namun terkadang itu juga  yang membuat mereka sulit dalam mempertimbangkan atau memutuskan beberapa perkara tertentu.karena hanya berkutat pada fikiran sendiri, berdasarkan intelektualitas, wawasan dan pengalaman yang dia punya, bukan logika atau fakta, meskipun sebenarnya dia juga berusaha untuk sampai pada titik logis yang sebenarnya.hal baiknya, mereka lebih sering mengakui kesalahannya, memaafkan dirinya­, dan kemudian mengambil kebenaran yang baru untuk diaplikasikan ke dalam fikirannya.
      dalam urusan performa, seorang introvert akan mencoba menjadi pribadi yg tenang n cool diluar, bersikap tenang, sedikit bicara namun kata-kata yang keluar selalu bijak dan menyenangkan, matanya terkadang memperhatikan sesuatu dengan dalam, namun ketika berinteraksi dia terkadang tidak sanggup bertatap mata dengan lawan bicaranya, pandangannya penuh pesona, itu bisa terlihat dari matanya, dan seorang introvert yang sudah paham dengan karakternya pasti akan bersikap seperti itu, dia akan tenang dan cool, meski di dalam fikirannya berkecamuk dan ramai, bergolak memikirkan ini-itu,.karna itu memang idealime orang2 introvert..hal positifnya, tipikal2 ini benar2 sosok yg romantis...karena seringnya dia memperhatikan pengalaman2 hidup orang lain, hampir2 dia bisa menebak apa yg membuat seseorang senang, ataupun marah.namun seorang introvert yang buruk akan benar-benar acuh dengan orang lain dan cenderung bersikap egois, karena tak pernah sedikitpun mereka berkeinginan untuk diperhatikan doleh orang lain.
        seorang introvert terlalu dalam memposisikan perasaannya, karena mereka lebih banyak berfikir kemudian memendam perasaannya daripada mengungkapkan apa yang dirasakannya..itu yg membuat mereka mudah jatuh cinta, dan sulit melupakannya. bahkan terkadang perasaan-perasaan tadi mengganggu kehidupannya, namun mereka pandai dalam menutupinya, tak jarang orang-orang seperti ini menjadi pemegang rahasia terhebat, karena dalam urusan diary pun dia tidak akan blak-blakan mengekspos seluruh kehidupannya, karena dia paham suatu saat pasti ada seseorang yang membacanya.dalam hal cinta, seorang introvert benar-benar terlihat romantis karena mereka pinter membahasakan perasaannya kepada pasangannya sebagaimaan keahliannya dalam menulis, maka tak sedikit seorang introveret yang jago bermain puisi.
    di balik segala kehebatannya tadi, ternyata seorang introvert yang tidak pernah mau memahami dan mengontrol karakterny ini akan menjadi pribadi yang benar-benar buruk dalam memposisikan dirinya sendiri dan dengan lingkungan lain,seorang introvert yg tidak sanggup memahami sfat n karakternya akan menjadi serang yg anti-sosial dan penakut. dia hanya memikirkan apa yang enak dan bisa dinikmatinya tanpa memperhatikan orang lain, dia takut dalam mengespresikan kelebihannya, takut orang lain mengetahui karakternya, dan dia benar-benar menjauhi orang lain, akhirnya sedikit orang yang dekat dengannya dan begitu pula dia tidak akan diperhatikan orang lain.
     sebenarnya introvert n extrovert itu lahir dari sebuah ketidakseimbangan seifat seseorang dalam mensikapi kehidupan perasaannya dan kehidupan sebenrnya..org introvert lebih dalem sakit hatinya dan rasa ingin tahunya tinggi meskipun dia akan menjawab rasa ingin tahunya itu dengan caranya sendiri..jadi jangan bikin dia mati penasaran. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar